PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI MA BULUKUNYI KABUPATEN TAKALAR
Keywords:
peran, guru, pendidiikan, agama islamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam di MA Bulukunyi,untuk mengetahui tantangan apa saja yang dihadapi dalam pendidikan inklusif di MA Bulukunyi. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan dua pendekatan: psikologis, yang fokus pada kondisi mental individu, dan pedagogis, yang berfungsi menilai kemampuan guru dalam melaksanakan proses belajar-mengajar secara maksimal. Adapun sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan sejumlah informan di lokasi penelitian, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari referensi jurnal, buku, serta hasil catatan observasi. Berdasarkan temuan penelitian, diperoleh dua hal utama: Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang sangat signifikan dalam proses pembelajaran, berfungsi sebagai pemimpin, panutan, fasilitator, motivator, sekaligus evaluator bagi para siswa. Guru senantiasa memberikan dukungan dan semangat khususnya kepada peserta didik yang kurang percaya diri, terutama mereka yang berkebutuhan khusus (tunagrahita), untuk membantu mereka mengembangkan potensinya. Tantangan dalam pelaksanaan pendidikan inklusif meliputi rendahnya kepercayaan diri, kurangnya minat belajar, kesulitan memahami materi, serta minimnya interaksi sosial antar peserta didik. Di MA Bulukunyi, terdapat empat peserta didik dengan kondisi tunagrahita, namun guru berhasil mengatasi tantangan ini dengan menerapkan strategi berupa pemberian bantuan dan motivasi secara merata kepada semua siswa tanpa melakukan diskriminasi.




